Kekurangan Yang Terjadi Pada Keluargaku, Tak Sedikitpun Menghambatku Dalam enggapai Mimpi-Mimpiku

patunganbareng.com , 23-November-2020

Zahra, seorang gadis asal Jambi yang selalu terlihat ceria dan bergembira di setiap harinya. Berbeda dengan teman-teman seusianya, ia mengambil suatu langkah besar dalam hidupnya. Yaitu, merantau ke Jakarta untuk menghafal Al-Qur’an. Fisiknya boleh kecil, namun pemikirannya sudah dewasa. Konflik yang dialami oleh keluarganya tak sedikitpun membuat ia putus asa. Ia yakin bahwa ada hikmah yang begitu besar di balik konflik tersebut.

Senyum bahagia tak pernah luntur dari wajahnya. Ia sangat senang dapat menggapai mimpinya menjadi seorang penghafal Al-Qur’an. Tak hanya itu, ia pun dapat mengembangkan berbagai potensi. Untuk pertama kalinya, ia dapat mengambil gambar menggunakan kamera digital.

Zahra membuktikan bahwa dengan ketidaklengkapan yang ada pada keluarganya,tak sedikitpun membuatnya menyerah. Ia tetap bisa tumbuh, berkembang, dan hidup bahagia bersama Al-Qur’an.

 

Home    >    Artikel    >   Kekurangan Yang Terjadi Pada Keluargaku, Tak Sedikitpun Menghambatku Dalam enggapai Mimpi-Mimpiku

Kekurangan Yang Terjadi Pada Keluargaku, Tak Sedikitpun Menghambatku Dalam enggapai Mimpi-Mimpiku

patunganbareng.com , 23-November-2020

Zahra, seorang gadis asal Jambi yang selalu terlihat ceria dan bergembira di setiap harinya. Berbeda dengan teman-teman seusianya, ia mengambil suatu langkah besar dalam hidupnya. Yaitu, merantau ke Jakarta untuk menghafal Al-Qur’an. Fisiknya boleh kecil, namun pemikirannya sudah dewasa. Konflik yang dialami oleh keluarganya tak sedikitpun membuat ia putus asa. Ia yakin bahwa ada hikmah yang begitu besar di balik konflik tersebut.

Senyum bahagia tak pernah luntur dari wajahnya. Ia sangat senang dapat menggapai mimpinya menjadi seorang penghafal Al-Qur’an. Tak hanya itu, ia pun dapat mengembangkan berbagai potensi. Untuk pertama kalinya, ia dapat mengambil gambar menggunakan kamera digital.

Zahra membuktikan bahwa dengan ketidaklengkapan yang ada pada keluarganya,tak sedikitpun membuatnya menyerah. Ia tetap bisa tumbuh, berkembang, dan hidup bahagia bersama Al-Qur’an.